Senin, 22 Juni 2009

Empat Kali Berturut-turut Klungkung Terima Penghargaan Adipura

Semarapura (Bali Post)
Untuk keempat kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2005, Kabupaten Klungkung menerima Trofi Adipura untuk kategori kota kecil. Trofi Adipura diserahkan langsung Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Kamis (5/6) kemarin. Diterima langsung Bupati Klungkung Wayan Candra bersamaan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup.

Dimintai konfirmasi usai menerima trofi, Bupati Candra mengaku bangga, Kabupaten Klungkung kembali menerima penghargaan di bidang kebersihan dan lingkungan hidup (Trofi Adipura). Diakui, Trofi Adipura diperoleh atas usaha dan kerja sama yang baik antara masyarakat dengan pemerintah dalam menjaga kebersihan dan kerindangan Kota Semarapura. Begitu juga petugas kebersihan, sangat berperan dengan gigih melaksanakan tugas membersihkan lingkungan Kota Semarapura.

'Untuk itu, saya berterima kasih kepada masyarakat dan semua pihak yang dengan sadar ikut menjaga kebersihan dan kerindangan kota, sehingga daerah Kabupaten Klungkung yang kami cintai kembali mendapat penghargaan Adipura,' sebutnya.

Dikatakan, prestasi ini secara tak langsung juga sebagai hadiah peringatan Hari Ulang Tahun ke-16 Kota Semarapura dan Peringatan 100 Tahun Puputan Klungkung, 28 April lalu.

Diraihnya Trofi Adipura merupakan bukti keberhasilan pelaksanaan program pemerintah di bidang kebersihan dan kerindangan kota melalui DKLH (Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup). Meski diakui masih ada kekurangan yang harus dibenahi. Dengan harapan, tahun depan Kabupaten Klungkung kembali berhasil meraih Adipura. 'Dukungan penuh masyarakat, tentu sangat diharapkan untuk mampu mewujudkan harapan itu,' tambahnya.

Kepala DKLH Klungkung Wayan Muliarta mengatakan, penerimaan Trofi Adipura kali ini merupakan hasil penilaian yang dilakukan tahun 2007. 'Setiap tahun, kategori penilaian terus meningkat, sehingga untuk memperoleh Adipura diperlukan usaha yang berat. Tahun 2007, penilaian dilakukan sampai tiga kali,' katanya. Skup program ini difokuskan pada pengolahan sampah, tingkat pencemaran air, kebersihan jalan protokol, kebersihan fasilitas umum dan keberadaan ruang terbuka hijau kota.

Muliarta meminta masyarakat untuk tetap bekerja sama menjaga kebersihan dengan mengikuti jadwal pembuangan sampah yang telah ditentukan. (kmb20/*)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar